Dialog Kopi: Esok
Sebahagian menghilang, sebahagian menjadi cerita. Esok selalu menjadi misteri tanpa ada yang bisa menerka, hanya mempersiapkannya dalam baris rencana dan harapan untuk berlari mengejar semua janji pada diri. Esok kan berganti menjadi hari ini, hari ini akan menjadi kemarin penuh dengan cerita untuk jadi lebih baik esok hari. Rawut wajah itu dalam lekuk senyum yang tak pernah pudar, menjadi cerita lain yang pernah menguatkan. Maaf selalu menjadi kata sejak hari itu, lantas salahkah waktu itu untuk memilih mengenalnya? namun pada akhirnya semua berakhir tanpa sapa. Jika kesempatan itu datang, aku ingin memilih menjadi pengagumnya dalam diam. Mundur ke waktu itu, memilih untuk tak pernah mengusiknya. Jadi pengaggum dalam setiap bait doa, esok tahun aku masih berharap bisa bertemua. Tapi jika tidak, Allah tau yang terbaik. Esok akan masih sama, menjadi pengagumnya dan mendoakan semua hal baik untuk. --------------------------------------------------------------------------------------...